Mengetahui Cara Kerja Dan Efek Samping Vaksin Astrazeneca

Tetapi, direktur Butantan Dimas Covas mengatakan bahwa vaksin ini tidak menimbulkan efek samping yang parah. “Pokoknya, apapun vaksin yang tersedia di depan kita, itu yang kita terima, sama saja. KIPI-nya juga kecil, tidak banyak, tapi, itu memang dibesar-besarkan oleh orang sehingga membuat ragu.

Efek samping dari Vaksin Astra Zeneca

Namun, pelaksanaan vaksinasi tidak sepenuhnya disambut baik oleh masyarakat. Maraknya misinformasi yang beredar dikombinasikan dengan banyaknya varian vaksin yang tersedia beserta isu adanya reaksi efek samping berbahaya menyebabkan kebingungan dan mendorong keraguan akan vaksinasi. Namun studi menunjukkan, jumlah penerima vaksin tersebut terlalu kecil untuk menjadi bahan penelitian.

Liputan6.com, Jakarta Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin COVID-19 AstraZeneca pada 22 Februari 2021. Mengenai efek samping usai disuntik vaksin asal Inggris itu pada umumnya ringan dan sedang. Dari 31 kasus pembekuan darah langka yang dilaporkan ke Institut Paul Ehrlich Jerman, ditemukan bahwa setiap orang tersebut baru menerima vaksin AstraZeneca.

Lebih spesifiknya adalah dosis pertama vaksin AstraZeneca yang diikuti dengan dosis kedua dari Pfizer-BioNTech seperti yag dilakukan di India. Baru-baru ini WHO membuka potensi dosis pertama vaksin AstraZeneca aman diikuti dengan dosis kedua dari Pfizer. “Pada Rabu (19/5) sekitar pukul 12.30 WIB, saya datang bersama seorang teman dari tempat kerja yang sama. Kawan saya setelah vaksin juga sempat mengalami ngilu di sekitar tempat suntikan, tapi tidak sampai demam,” ujarnya. Sebelumnya, dampak ikutan vaksinasi Covid-19 dari AstraZeneca juga ditemukan di Sulawesi Utara, dan penggunaannya sempat dihentikan sementara. Setelah dilaporkan oleh Komnas KIPI, efek sampingnya masih dalam tahap ringan seperti demam, menggigil dan pegal, sehingga vaksinasi AstraZeneca pun kembali dilanjutkan.

Pakailah seluruh jenis vaksin yang tersedia dan dorong mereka yang kita cintai juga untuk melakukan vaksinasi. Satu tahun sudah dunia dan termasuk indonesia di dera krisis yang serasa tak berujung dan melelahkan akibat pandemi covid-19. Meski upaya pencegahan dan pengendalian sudah dilakukan namun hingga kini belum membuahkan hasil sesuai yang diharapkan. Selalu dikaitkan dengan penyakit serius, kira-kira apa sih penyebab batuk berdarah? Ketika tubuh gagal mengelola darah dengan baik maka timbul berbagai penyakit berat yang menjadi penyebab Hb kita rentan turun. Banyaknya orang Indonesia yang sakit hipertensi belum berbarengan dengan pengetahuan tentang penyakit ini, termasuk tidak mau minum obat.

Bram